Extract Jamur Shitake (Lentinula edodes)Kemasan standing pouch BBK untuk Extract Jamur ShitakeStruktur kimia zat aktif Extract Jamur Shitake
1/3

Karakter warna dan tekstur bahan. Warna dapat berbeda antar batch, dan kami tidak menaikkan saturasi foto.

Super Hydro™

Diproduksi dengan metode Super Hydro™

Simplisia vs Super Hydro™: proses ekstraksi memisahkan zat aktif dari serat dan pati

Super Hydro™ adalah metode ekstraksi yang dikembangkan oleh tim manufaktur ekstrak BBK. Dengan metode ini, kandungan aktif bahan alam dapat ditarik secara lebih optimal pada konsentrasi yang lebih rendah. Berdasarkan pengujian internal kami, ekstrak Super Hydro™ dengan rasio 2:1 mampu menghasilkan performa yang setara dengan ekstrak rasio 5:1 dari produsen yang belum terstandarisasi.

Status paten: Metode Super Hydro™ saat ini sedang dalam proses pengajuan paten. Meski begitu, seluruh ekstrak BBK telah diproduksi menggunakan metode ini sejak awal, sehingga setiap batch yang Anda terima memiliki standar kualitas di atas rata-rata pasar.

Nama latin
Lentinula edodes
Bentuk
Bubuk
Bidang aplikasi
Suplemen & kapsul, Minuman serbuk & sereal
Penanda kandungan
lentinan
Status halal
Belum bersertifikat
Kemasan
Aluminium foil tersegel, silica gel, label bernomor batch
MOQ
1 kg per jenis bahan
Dokumen
Spesifikasi selalu ikut. CoA atas permintaan.

Bentuk bubuk

Extract Jamur ShitakeSuper Hydro™

Lentinula edodes

Belum halalIndent7-14 hrPenanda: lentinan

Harga per kilogram

Trial1-4 kgRp 724.900
Grosir5-99 kgRp 604.000
Brokerage100 kg+Rp 541.000

Harga bisa bergerak. Angka final kami kunci di penawaran setelah stok pabrik pasti.

Rasio ekstrak

Filler

Harga per kg dengan pilihan ini: Rp 724.900. Pilihan filler tidak mengubah harga.

Tanya Dulu Aja

🚚 Gratis ongkir untuk belanja mulai Rp 2.000.000

Super Hydro™

Diproduksi dengan metode Super Hydro™

Simplisia vs Super Hydro™: proses ekstraksi memisahkan zat aktif dari serat dan pati

Super Hydro™ adalah metode ekstraksi yang dikembangkan oleh tim manufaktur ekstrak BBK. Dengan metode ini, kandungan aktif bahan alam dapat ditarik secara lebih optimal pada konsentrasi yang lebih rendah. Berdasarkan pengujian internal kami, ekstrak Super Hydro™ dengan rasio 2:1 mampu menghasilkan performa yang setara dengan ekstrak rasio 5:1 dari produsen yang belum terstandarisasi.

Status paten: Metode Super Hydro™ saat ini sedang dalam proses pengajuan paten. Meski begitu, seluruh ekstrak BBK telah diproduksi menggunakan metode ini sejak awal, sehingga setiap batch yang Anda terima memiliki standar kualitas di atas rata-rata pasar.

Nama latin
Lentinula edodes
Bentuk
Bubuk
Bidang aplikasi
Suplemen & kapsul, Minuman serbuk & sereal
Penanda kandungan
lentinan
Status halal
Belum bersertifikat
Kemasan
Aluminium foil tersegel, silica gel, label bernomor batch
MOQ
1 kg per jenis bahan
Dokumen
Spesifikasi selalu ikut. CoA atas permintaan.

Zat aktif utama**

  • Eritadenin · Eritadenine

    Senyawa khas shiitake

    C9H11N5O4
  • Ergotionein · Ergothioneine

    Antioksidan jamur

    C9H15N3O2S
  • Ergosterol

    Prekursor vitamin D2

    C28H44O

** Sohn BS et al. Lentinula edodes in Cancer Treatment: A Systematic Review and Meta-Analysis. Integr Cancer Ther, 2026. PMID 42648714.

Zat aktif tertulis didapatkan dari jurnal dan bukanlah klaim wajib terkandung.

Bahan baku untuk diolah lebih lanjut, bukan produk siap konsumsi. Kami tidak membuat klaim pengobatan atas produk ini.

Riset & peluang produk

Extract Jamur Shitake (Lentinula edodes): 3 Riset dan Peluang Produknya

Shitake adalah jamur pangan populer dengan polisakarida khas bernama lentinan. Riset klinisnya sebagian besar dilakukan pada pasien kanker sebagai terapi pendamping, dan hasilnya belum memberi rekomendasi yang jelas. Untuk brand pangan, peluang paling aman ada pada cerita jamur sebagai pangan fungsional.

Riset 1 · Meta-analisis Bukti sangat kuat

Lentinula edodes in Cancer Treatment: A Systematic Review and Meta-Analysis.

Sohn, Choi, Kim, dkk. Integrative cancer therapies, 2026.

Desain studi: Tinjauan sistematis dan meta-analisis 22 uji klinis dengan total 1.723 pasien kanker; 13 di antaranya uji klinis acak. Extract shitake diberikan bersama terapi standar.

Temuan utama
  • Pada 13 uji klinis acak, respons tumor lebih baik pada kelompok extract shitake (odds ratio 1,45).
  • Tidak ada perbedaan bermakna pada kelangsungan hidup keseluruhan.
  • Tidak ada perbedaan kejadian efek samping maupun kualitas hidup antara kedua kelompok.
  • Penulis menyimpulkan bukti belum mendukung rekomendasi yang jelas dan perlu uji klinis berkualitas tinggi.

Artinya untuk produk Anda: Rangkuman terbaru riset klinis shitake. Ini konteks ilmiah untuk tim R&D, sama sekali bukan dasar klaim produk terkait kanker.

Riset 2 · Tinjauan sistematis Bukti pendukung

Clinical features of shiitake dermatitis: a systematic review.

Nguyen, Gonzaga, Lim, dkk. International journal of dermatology, 2017.

Desain studi: Tinjauan sistematis laporan kasus dan seri kasus dermatitis shitake, mencakup 50 pasien (38 pria, 12 wanita).

Temuan utama
  • Dermatitis shitake adalah reaksi kulit langka terhadap lentinan, polisakarida pada dinding sel shitake.
  • Sebagian besar kasus terjadi setelah makan jamur mentah; 22 persen terjadi setelah makan jamur yang dimasak kurang matang.
  • Gejala tersering berupa ruam bergaris (98 persen) dan gatal (78 persen).
  • Kondisi ini sembuh sendiri dalam sekitar 12,5 hari tanpa pengobatan.

Artinya untuk produk Anda: Rujukan penting untuk bagian keamanan di dossier. Proses pemanasan bahan dan peringatan alergi pada label perlu dipertimbangkan.

Riset 3 · Tinjauan ilmiah (review) Bukti pendukung

Medicinal Mushrooms: Their Bioactive Components, Nutritional Value and Application in Functional Food Production-A Review.

Łysakowska, Sobota, Wirkijowska Molecules (Basel, Switzerland), 2023.

Desain studi: Tinjauan pustaka tentang komponen bioaktif, nilai gizi, dan penggunaan jamur obat, termasuk shitake, dalam produksi pangan fungsional.

Temuan utama
  • Jamur obat kaya beta-glukan (1,3)(1,6) yang tergolong serat pangan, serta triterpena, senyawa fenolik, dan sterol.
  • Kandungan lemaknya rendah sehingga tergolong produk rendah kalori dan pangan fungsional.
  • Mekanisme kerja, keamanan, dan dosis pada manusia masih memerlukan studi klinis jangka panjang.
  • Interaksi senyawa aktif jamur dengan bahan lain dalam matriks pangan perlu diteliti lebih lanjut.

Artinya untuk produk Anda: Mendukung positioning shitake sebagai bahan pangan fungsional dan sumber serat beta-glukan. Uji stabilitas dalam formula Anda tetap diperlukan.

Ide bisnis

Peluang penjualan

Format produk yang bisa Anda kembangkan dengan Extract Jamur Shitake dari BBK.

Lihat 4 ide bisnisTutup ide bisnis

Kaldu dan bumbu umami alami

Serbuk shitake untuk kaldu, bumbu instan, dan penyedap rendah MSG dengan rasa umami khas jamur.

Minuman serbuk jamur

Blend kopi, cokelat, atau sereal dengan extract shitake untuk pasar minuman fungsional urban.

Kapsul extract jamur

Suplemen berbasis beta-glukan atau blend multi-jamur, dengan klaim yang mengikuti persetujuan BPOM.

Pangan nabati dan plant-based

Bahan perisa dan tekstur untuk produk vegetarian, sosis nabati, atau mi sehat.

Klaim yang bisa diangkat

Panduan bahasa untuk materi B2B dan edukasi. Klaim pada label dan iklan produk jadi hanya boleh yang disetujui BPOM saat registrasi.

Boleh disampaikan

  • Mengandung extract jamur shitake (Lentinula edodes) dengan penanda lentinan.
  • Jamur shitake mengandung beta-glukan yang tergolong serat pangan menurut kajian ilmiah.
  • Shitake adalah jamur pangan yang dikenal luas dalam masakan Asia.

Hindari

  • Mengobati, mencegah, atau membantu terapi kanker.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh, kecuali klaim itu disetujui BPOM untuk produk Anda.
  • Bebas risiko alergi. Lentinan dapat memicu dermatitis shitake pada sebagian orang.

Riset klinis shitake umumnya memakai extract atau lentinan sebagai terapi pendamping pada pasien kanker, bukan bubuk extract pangan; jangan pakai riset itu sebagai klaim. Dermatitis shitake terutama terkait jamur mentah atau kurang matang, jadi informasikan proses pengolahan bahan dan cantumkan peringatan alergi. Status halal extract shitake BBK belum bersertifikat.

Memakai riset ini untuk registrasi BPOM

  1. Masukkan ketiga jurnal di atas ke bagian kajian pustaka atau data pendukung keamanan dan manfaat pada dokumen produk Anda.
  2. Lampirkan spesifikasi dan CoA per batch dari BBK sebagai data mutu bahan baku. Spesifikasi selalu ikut dikirim; CoA tersedia atas permintaan.
  3. Sesuaikan takaran saji dengan dosis yang dipakai dalam studi, lalu konsultasikan klaim akhir dengan konsultan regulasi atau BPOM.

Riset di atas tidak dilakukan dengan produk BBK. Extract BBK diproduksi dengan metode Super Hydro™, tetapi hasil studi tidak otomatis berlaku untuk produk akhir Anda.

Daftar pustaka

  1. Sohn, Choi, Kim, dkk. (2026). Lentinula edodes in Cancer Treatment: A Systematic Review and Meta-Analysis.. Integrative cancer therapies. https://doi.org/10.1177/15347354261483632
  2. Nguyen, Gonzaga, Lim, dkk. (2017). Clinical features of shiitake dermatitis: a systematic review.. International journal of dermatology. https://doi.org/10.1111/ijd.13433
  3. Łysakowska, Sobota, Wirkijowska (2023). Medicinal Mushrooms: Their Bioactive Components, Nutritional Value and Application in Functional Food Production-A Review.. Molecules (Basel, Switzerland). https://doi.org/10.3390/molecules28145393

Ringkasan disusun tim Bahanbakukiloan.com dari abstrak jurnal yang terindeks di PubMed. Halaman ini bersifat edukasi untuk pelaku usaha dan tidak menggantikan nasihat medis atau keputusan regulator.

Lihat riset bahan lainnya →

Sering dipesan bersamaan

Lihat katalog
Tanya PIA