Extract Kunyit Putih (Curcuma zedoaria)Kemasan standing pouch BBK untuk Extract Kunyit PutihStruktur kimia zat aktif Extract Kunyit Putih
1/3

Karakter warna dan tekstur bahan. Warna dapat berbeda antar batch, dan kami tidak menaikkan saturasi foto.

Super Hydro™

Diproduksi dengan metode Super Hydro™

Simplisia vs Super Hydro™: proses ekstraksi memisahkan zat aktif dari serat dan pati

Super Hydro™ adalah metode ekstraksi yang dikembangkan oleh tim manufaktur ekstrak BBK. Dengan metode ini, kandungan aktif bahan alam dapat ditarik secara lebih optimal pada konsentrasi yang lebih rendah. Berdasarkan pengujian internal kami, ekstrak Super Hydro™ dengan rasio 2:1 mampu menghasilkan performa yang setara dengan ekstrak rasio 5:1 dari produsen yang belum terstandarisasi.

Status paten: Metode Super Hydro™ saat ini sedang dalam proses pengajuan paten. Meski begitu, seluruh ekstrak BBK telah diproduksi menggunakan metode ini sejak awal, sehingga setiap batch yang Anda terima memiliki standar kualitas di atas rata-rata pasar.

Nama latin
Curcuma zedoaria
Bentuk
Bubuk
Bidang aplikasi
Jamu & minuman herbal, Teh & infusa
Penanda kandungan
Tidak dicantumkan
Status halal
Belum bersertifikat
Kemasan
Aluminium foil tersegel, silica gel, label bernomor batch
MOQ
1 kg per jenis bahan
Dokumen
Spesifikasi selalu ikut. CoA atas permintaan.

Bentuk bubuk

Extract Kunyit PutihSuper Hydro™

Curcuma zedoaria

Belum halalReguler3-5 hr

Harga per kilogram

Trial1-4 kgRp 499.900
Grosir5-99 kgRp 417.000
Brokerage100 kg+Rp 373.000

Harga bisa bergerak. Angka final kami kunci di penawaran setelah stok pabrik pasti.

Rasio ekstrak

Filler

Harga per kg dengan pilihan ini: Rp 499.900. Pilihan filler tidak mengubah harga.

Tanya Dulu Aja

🚚 Gratis ongkir untuk belanja mulai Rp 2.000.000

Super Hydro™

Diproduksi dengan metode Super Hydro™

Simplisia vs Super Hydro™: proses ekstraksi memisahkan zat aktif dari serat dan pati

Super Hydro™ adalah metode ekstraksi yang dikembangkan oleh tim manufaktur ekstrak BBK. Dengan metode ini, kandungan aktif bahan alam dapat ditarik secara lebih optimal pada konsentrasi yang lebih rendah. Berdasarkan pengujian internal kami, ekstrak Super Hydro™ dengan rasio 2:1 mampu menghasilkan performa yang setara dengan ekstrak rasio 5:1 dari produsen yang belum terstandarisasi.

Status paten: Metode Super Hydro™ saat ini sedang dalam proses pengajuan paten. Meski begitu, seluruh ekstrak BBK telah diproduksi menggunakan metode ini sejak awal, sehingga setiap batch yang Anda terima memiliki standar kualitas di atas rata-rata pasar.

Nama latin
Curcuma zedoaria
Bentuk
Bubuk
Bidang aplikasi
Jamu & minuman herbal, Teh & infusa
Penanda kandungan
Tidak dicantumkan
Status halal
Belum bersertifikat
Kemasan
Aluminium foil tersegel, silica gel, label bernomor batch
MOQ
1 kg per jenis bahan
Dokumen
Spesifikasi selalu ikut. CoA atas permintaan.

Zat aktif utama**

  • Kurzerenon · Curzerenone

    Seskuiterpen rimpang

    C15H18O2
  • Germakron · Germacrone

    Seskuiterpen

    C15H22O
  • Kurdion · Curdione

    Seskuiterpen

    C15H24O2

** Lobo R et al. Curcuma zedoaria Rosc. (white turmeric): a review of its chemical, pharmacological and ethnomedicinal properties. J Pharm Pharmacol, 2009. PMID 19126292.

Zat aktif tertulis didapatkan dari jurnal dan bukanlah klaim wajib terkandung.

Bahan baku untuk diolah lebih lanjut, bukan produk siap konsumsi. Kami tidak membuat klaim pengobatan atas produk ini.

Riset & peluang produk

Extract Kunyit Putih (Curcuma zedoaria): 3 Riset Klinis dan Peluang Produknya

Kunyit putih atau temu putih (Curcuma zedoaria) adalah spesies berbeda dari kunyit kuning (Curcuma longa). Pool ini memuat tiga uji klinis pada manusia, semuanya kecil dan dengan desain sederhana. Bukti ini membuka jalan untuk teh herbal dan perawatan mulut, tetapi belum cukup untuk klaim kesehatan.

Riset 1 · Uji klinis acak (RCT) Bukti kuat

Phytopreventive antihypercholesterolmic and antilipidemic perspectives of zedoary (Curcuma Zedoaria Roscoe.) herbal tea.

Tariq, Imran, Mushtaq, dkk. Lipids in health and disease, 2016.

Desain studi: Uji klinis acak pada tiga puluh pria dengan kolesterol sedikit tinggi, dibagi tiga kelompok. Teh herbal dari bubuk rimpang kering 500 mg, 1 g, atau 1,5 g yang diseduh dalam 200 mL air mendidih selama 5 menit, diminum selama dua bulan.

Temuan utama
  • Kolesterol total turun 9, 14, dan 17 persen pada hari ke-60 untuk ketiga kelompok dosis, dibanding hari ke-0.
  • Dosis 1,5 g meningkatkan HDL sebesar 6,8 persen dan cenderung menurunkan LDL 5,6 persen serta trigliserida 12,5 persen.
  • Bubuk rimpang mengandung serat pangan total 21,86 persen dan protein kasar 13,5 persen.
  • Teh dosis tertinggi memiliki kadar fenolik dan aktivitas antioksidan tertinggi, tetapi skor sensorisnya paling rendah.

Artinya untuk produk Anda: Relevan langsung untuk format teh herbal, termasuk data takaran seduh dan rasa. Tidak ada kelompok plasebo, sehingga hasil lipid belum dapat dijadikan klaim.

Riset 2 · Uji klinis acak (RCT) Bukti kuat

"Evaluation of Curcuma zedoaria Rosc. in the management of non-alcoholic fatty liver Disease: A Randomized, single blind, controlled trial".

Ashraf, Rather, Mehraj Arab journal of gastroenterology : the official publication of the Pan-Arab Association of Gastroenterology, 2025.

Desain studi: Uji klinis acak tersamar tunggal pada 68 pasien perlemakan hati non-alkohol derajat ringan sampai sedang. Kapsul bubuk Curcuma zedoaria 500 mg dua kali sehari dibanding vitamin E 400 mg dua kali sehari selama 60 hari.

Temuan utama
  • Sebanyak 50 pasien menyelesaikan studi dan dianalisis.
  • Keluhan subjektif seperti rasa tidak nyaman di perut kanan atas, dispepsia, hilang nafsu makan, dan lemas membaik lebih baik pada kelompok kunyit putih.
  • Derajat perlemakan hati membaik pada kedua kelompok tanpa perbedaan bermakna di antara keduanya.
  • Fungsi hati dan profil lipid tidak berubah, dan tidak ada efek samping terkait bahan uji.

Artinya untuk produk Anda: Memberi data pemakaian bubuk rimpang 1.000 mg per hari selama 60 hari tanpa efek samping terkait bahan. Topiknya penyakit hati, jadi hanya untuk edukasi, bukan klaim.

Riset 3 · Uji klinis acak (RCT) Bukti kuat

Clinical and microbiological evaluation of dental plaque on topical application of olive oil, olive oil with 35% Curcuma zedoaria, and olive oil with 30% Azadirachta indica in hospitalized children: A randomized control trial.

Deshpande, Baishya, Dori, dkk. Journal of the Indian Society of Pedodontics and Preventive Dentistry, 2025.

Desain studi: Uji klinis acak pada 84 anak rawat inap usia 3 sampai 14 tahun, 21 anak per kelompok: minyak zaitun, minyak zaitun dengan 35 persen Curcuma zedoaria, minyak zaitun dengan 30 persen mimba, atau larutan garam, dioleskan dengan kasa selama 72 jam.

Temuan utama
  • Keempat kelompok, termasuk larutan garam, mengalami penurunan skor plak dan jumlah koloni bakteri dari awal hingga 72 jam.
  • Kesimpulan penulis menyebut campuran minyak zaitun dengan 35 persen Curcuma zedoaria memberi hasil terbaik dalam menurunkan jumlah mikroba.
  • Namun bagian hasil abstrak menyebut kelompok mimba yang paling bermakna, sehingga temuan ini perlu dibaca hati-hati.

Artinya untuk produk Anda: Membuka arah riset produk perawatan mulut berbasis minyak. Studi ini singkat dan abstraknya tidak sepenuhnya konsisten.

Ide bisnis

Peluang penjualan

Format produk yang bisa Anda kembangkan dengan Extract Kunyit Putih dari BBK.

Lihat 4 ide bisnisTutup ide bisnis

Teh dan infusa kunyit putih

Teh celup atau serbuk seduh dengan takaran 500 mg sampai 1 g per sajian, mengikuti format yang diuji dan mempertimbangkan rasa.

Jamu temu putih

Produk jamu tradisional untuk pasar yang sudah mengenal temu putih, dengan klaim berbasis penggunaan empiris sesuai BPOM.

Perawatan mulut herbal

Minyak kumur atau oil pulling dengan kunyit putih, setelah uji stabilitas dan keamanan produk jadi.

Blend rempah Curcuma

Campuran dengan kunyit dan temulawak untuk lini jamu rimpang, dengan penjelasan jelas bahwa ketiganya spesies berbeda.

Klaim yang bisa diangkat

Panduan bahasa untuk materi B2B dan edukasi. Klaim pada label dan iklan produk jadi hanya boleh yang disetujui BPOM saat registrasi.

Boleh disampaikan

  • Mengandung extract kunyit putih (Curcuma zedoaria).
  • Kunyit putih telah diteliti dalam beberapa uji klinis kecil pada manusia, termasuk dalam bentuk teh herbal (sebutkan sumbernya).
  • Kunyit putih digunakan dalam pengobatan tradisional Asia, termasuk jamu dan Ayurveda.

Hindari

  • Menurunkan kolesterol atau mengobati perlemakan hati.
  • Mencegah atau mengobati kanker.
  • Menyamakan kunyit putih dengan kunyit kuning atau mengutip riset kurkumin Curcuma longa untuk produk ini.

Studi memakai bubuk rimpang dalam teh, kapsul, dan campuran minyak 35 persen, bukan extract terstandar, dan semuanya berukuran kecil; studi teh tidak memiliki kelompok plasebo. Di pasar, nama kunyit putih kadang dipakai untuk spesies Curcuma lain, jadi minta identifikasi spesies di CoA. Status halal SKU ini belum bersertifikat, dan senyawa penanda belum dicantumkan.

Memakai riset ini untuk registrasi BPOM

  1. Masukkan ketiga jurnal di atas ke bagian kajian pustaka atau data pendukung keamanan dan manfaat pada dokumen produk Anda.
  2. Lampirkan spesifikasi dan CoA per batch dari BBK sebagai data mutu bahan baku. Spesifikasi selalu ikut dikirim; CoA tersedia atas permintaan.
  3. Sesuaikan takaran saji dengan dosis yang dipakai dalam studi, lalu konsultasikan klaim akhir dengan konsultan regulasi atau BPOM.

Riset di atas tidak dilakukan dengan produk BBK. Extract BBK diproduksi dengan metode Super Hydro™, tetapi hasil studi tidak otomatis berlaku untuk produk akhir Anda.

Daftar pustaka

  1. Tariq, Imran, Mushtaq, dkk. (2016). Phytopreventive antihypercholesterolmic and antilipidemic perspectives of zedoary (Curcuma Zedoaria Roscoe.) herbal tea.. Lipids in health and disease. https://doi.org/10.1186/s12944-016-0210-y
  2. Ashraf, Rather, Mehraj (2025). "Evaluation of Curcuma zedoaria Rosc. in the management of non-alcoholic fatty liver Disease: A Randomized, single blind, controlled trial".. Arab journal of gastroenterology : the official publication of the Pan-Arab Association of Gastroenterology. https://doi.org/10.1016/j.ajg.2025.01.004
  3. Deshpande, Baishya, Dori, dkk. (2025). Clinical and microbiological evaluation of dental plaque on topical application of olive oil, olive oil with 35% Curcuma zedoaria, and olive oil with 30% Azadirachta indica in hospitalized children: A randomized control trial.. Journal of the Indian Society of Pedodontics and Preventive Dentistry. https://doi.org/10.4103/jisppd.jisppd_68_25

Ringkasan disusun tim Bahanbakukiloan.com dari abstrak jurnal yang terindeks di PubMed. Halaman ini bersifat edukasi untuk pelaku usaha dan tidak menggantikan nasihat medis atau keputusan regulator.

Lihat riset bahan lainnya →

Sering dipesan bersamaan

Lihat katalog
Tanya PIA