Extract Polokyo (Thevetia peruviana)Kemasan standing pouch BBK untuk Extract PolokyoStruktur kimia zat aktif Extract Polokyo
1/3

Karakter warna dan tekstur bahan. Warna dapat berbeda antar batch, dan kami tidak menaikkan saturasi foto.

Super Hydro™

Diproduksi dengan metode Super Hydro™

Simplisia vs Super Hydro™: proses ekstraksi memisahkan zat aktif dari serat dan pati

Super Hydro™ adalah metode ekstraksi yang dikembangkan oleh tim manufaktur ekstrak BBK. Dengan metode ini, kandungan aktif bahan alam dapat ditarik secara lebih optimal pada konsentrasi yang lebih rendah. Berdasarkan pengujian internal kami, ekstrak Super Hydro™ dengan rasio 2:1 mampu menghasilkan performa yang setara dengan ekstrak rasio 5:1 dari produsen yang belum terstandarisasi.

Status paten: Metode Super Hydro™ saat ini sedang dalam proses pengajuan paten. Meski begitu, seluruh ekstrak BBK telah diproduksi menggunakan metode ini sejak awal, sehingga setiap batch yang Anda terima memiliki standar kualitas di atas rata-rata pasar.

Nama latin
Thevetia peruviana
Bentuk
Bubuk
Bidang aplikasi
Jamu & minuman herbal
Penanda kandungan
Tidak dicantumkan
Status halal
Belum bersertifikat
Kemasan
Aluminium foil tersegel, silica gel, label bernomor batch
MOQ
1 kg per jenis bahan
Dokumen
Spesifikasi selalu ikut. CoA atas permintaan.

Bentuk bubuk

Extract PolokyoSuper Hydro™

Thevetia peruviana

Belum halalIndent7-14 hr

Harga per kilogram

Trial1-4 kgRp 690.000*
Grosir5-99 kgRp 575.000*
Brokerage100 kg+Rp 480.000*

* Harga contoh, harga fluktuatif. Angka pastinya kami kabari di penawaran.

Rasio ekstrak

Filler

Harga per kg dengan pilihan ini: Rp 690.000. Pilihan filler tidak mengubah harga.

Tanya Dulu Aja

🚚 Gratis ongkir untuk belanja mulai Rp 2.000.000

Super Hydro™

Diproduksi dengan metode Super Hydro™

Simplisia vs Super Hydro™: proses ekstraksi memisahkan zat aktif dari serat dan pati

Super Hydro™ adalah metode ekstraksi yang dikembangkan oleh tim manufaktur ekstrak BBK. Dengan metode ini, kandungan aktif bahan alam dapat ditarik secara lebih optimal pada konsentrasi yang lebih rendah. Berdasarkan pengujian internal kami, ekstrak Super Hydro™ dengan rasio 2:1 mampu menghasilkan performa yang setara dengan ekstrak rasio 5:1 dari produsen yang belum terstandarisasi.

Status paten: Metode Super Hydro™ saat ini sedang dalam proses pengajuan paten. Meski begitu, seluruh ekstrak BBK telah diproduksi menggunakan metode ini sejak awal, sehingga setiap batch yang Anda terima memiliki standar kualitas di atas rata-rata pasar.

Nama latin
Thevetia peruviana
Bentuk
Bubuk
Bidang aplikasi
Jamu & minuman herbal
Penanda kandungan
Tidak dicantumkan
Status halal
Belum bersertifikat
Kemasan
Aluminium foil tersegel, silica gel, label bernomor batch
MOQ
1 kg per jenis bahan
Dokumen
Spesifikasi selalu ikut. CoA atas permintaan.

Zat aktif utama**

  • Peruvosida · Peruvoside

    Glikosida jantung (bersifat toksik)

    C30H44O9
  • Thevetin A

    Glikosida jantung (bersifat toksik)

    C42H64O19

** Bandara V et al. A review of the natural history, toxinology, diagnosis and clinical management of Nerium oleander (common oleander) and Thevetia peruviana (yellow oleander) poisoning. Toxicon, 2010. PMID 20438743.

Zat aktif tertulis didapatkan dari jurnal dan bukanlah klaim wajib terkandung.

Bahan baku untuk diolah lebih lanjut, bukan produk siap konsumsi. Kami tidak membuat klaim pengobatan atas produk ini.

Riset & peluang produk

Extract Polokyo (Thevetia peruviana): 3 Riset Toksisitas dan Batas Penggunaannya

Polokyo atau yellow oleander adalah tanaman hias yang seluruh bagiannya beracun karena mengandung glikosida jantung. Riset pada manusia hampir seluruhnya tentang keracunan dan penanganannya, bukan manfaat. Bahan ini tidak untuk pangan, jamu, maupun suplemen, dan hanya relevan untuk riset dan penggunaan non-konsumsi.

Riset 1 · Tinjauan ilmiah (review) Bukti pendukung

A review of the natural history, toxinology, diagnosis and clinical management of Nerium oleander (common oleander) and Thevetia peruviana (yellow oleander) poisoning.

Bandara, Weinstein, White, dkk. Toxicon : official journal of the International Society on Toxinology, 2010.

Desain studi: Tinjauan tentang riwayat alami, toksinologi, diagnosis, dan penanganan klinis keracunan Nerium oleander dan Thevetia peruviana, berdasarkan laporan kasus dan studi klinis.

Temuan utama
  • Kedua tanaman berpotensi mematikan bila tertelan, dan keracunan merupakan kegawatdaruratan yang umum di wilayah tropis.
  • Seluruh bagian tanaman beracun dan mengandung glikosida jantung seperti thevetin A, thevetin B, neriifolin, dan oleandrin.
  • Gejala keracunan meliputi mual, muntah, nyeri perut, diare, gangguan irama jantung, dan hiperkalemia.
  • Penanganan memerlukan perawatan medis, termasuk arang aktif dan fragmen Fab spesifik digoksin.

Artinya untuk produk Anda: Bahan ini berbahaya bila tertelan. Penyimpanan, pelabelan, dan penanganannya harus mengikuti standar bahan beracun.

Riset 2 · Tinjauan ilmiah (review) Bukti pendukung

Yellow Oleander Seed, or "Codo de Fraile" (Thevetia spp.): A Review of Its Potential Toxicity as a Purported Weight-Loss Supplement.

González-Stuart, Rivera Journal of dietary supplements, 2018.

Desain studi: Tinjauan tentang bahaya biji Thevetia spp. yang diiklankan secara keliru di internet sebagai suplemen penurun berat badan.

Temuan utama
  • Biji yellow oleander dipasarkan secara menyesatkan sebagai suplemen penurun berat badan yang aman.
  • Toksisitas yang berpotensi fatal dikonfirmasi oleh laporan kasus dari berbagai negara.
  • Manfaat penurunan berat badan tidak pernah dievaluasi dalam uji klinis.
  • Penulis menyimpulkan penggunaan biji yellow oleander sebagai suplemen harus dihindari.

Artinya untuk produk Anda: Bukti langsung bahwa polokyo tidak boleh dijadikan suplemen atau jamu. Anggapan bahwa bahan alami pasti aman sangat keliru untuk tanaman ini.

Riset 3 · Tinjauan ilmiah (review) Bukti pendukung

Cascabela thevetia (L.) lippold.- a review on its phytochemistry, pharmacology and toxicity.

N Natural product research, 2025.

Desain studi: Tinjauan tentang metode ekstraksi, fitokimia, potensi farmakologi, dan toksisitas senyawa murni dari Cascabela thevetia (nama lain Thevetia peruviana).

Temuan utama
  • Sebanyak 81 fitokimia teridentifikasi, termasuk terpen, fenolik, dan flavonoid.
  • Glikosida jantung dan flavonoid yang diisolasi menunjukkan aktivitas sitotoksik, antivirus, dan insektisida pada kondisi in vitro.
  • Potensi farmakologi lain dan efek toksik senyawa yang diisolasi belum diteliti secara menyeluruh.

Artinya untuk produk Anda: Satu-satunya arah yang masuk akal adalah riset laboratorium oleh lembaga yang berwenang, misalnya kajian senyawa insektisida nabati.

Ide bisnis

Peluang penjualan

Format produk yang bisa Anda kembangkan dengan Extract Polokyo dari BBK.

Lihat 4 ide bisnisTutup ide bisnis

Bahan riset toksikologi

Bahan untuk lembaga riset dan laboratorium yang mempelajari glikosida jantung, dengan prosedur keselamatan bahan beracun.

Standar analitik dan forensik

Bahan pembanding untuk mendeteksi cemaran atau pemalsuan polokyo dalam produk herbal.

Riset insektisida nabati

Kajian in vitro aktivitas insektisida oleh lembaga riset pertanian. Pengembangan produk tetap harus melalui registrasi pestisida yang berlaku.

Edukasi keamanan tanaman

Materi edukasi bagi produsen jamu agar dapat mengenali dan menghindari polokyo dalam rantai pasok.

Klaim yang bisa diangkat

Panduan bahasa untuk materi B2B dan edukasi. Klaim pada label dan iklan produk jadi hanya boleh yang disetujui BPOM saat registrasi.

Boleh disampaikan

  • Extract polokyo (Thevetia peruviana) ditujukan hanya untuk riset dan penggunaan non-konsumsi.
  • Thevetia peruviana mengandung glikosida jantung yang beracun bagi manusia dan hewan.
  • Bahan ini tidak untuk pangan, jamu, suplemen, atau kosmetik yang berisiko tertelan.

Hindari

  • Klaim manfaat kesehatan apa pun, termasuk melancarkan buang air kecil, menurunkan berat badan, atau menyehatkan jantung.
  • Menyebut polokyo aman karena alami atau karena dipakai secara tradisional.
  • Mencampurkan polokyo dalam produk konsumsi dalam dosis berapa pun.

Seluruh bagian polokyo beracun karena glikosida jantung, dan bukti pada manusia hanya menyangkut keracunan. Meski aplikasi SKU tercantum sebagai jamu, BBK tidak menyarankan penggunaan untuk pangan, jamu, atau suplemen; simpan sebagai bahan berbahaya dan hanya untuk riset berizin. Status halal extract polokyo BBK belum bersertifikat.

Memakai riset ini untuk registrasi BPOM

  1. Masukkan ketiga jurnal di atas ke bagian kajian pustaka atau data pendukung keamanan dan manfaat pada dokumen produk Anda.
  2. Lampirkan spesifikasi dan CoA per batch dari BBK sebagai data mutu bahan baku. Spesifikasi selalu ikut dikirim; CoA tersedia atas permintaan.
  3. Sesuaikan takaran saji dengan dosis yang dipakai dalam studi, lalu konsultasikan klaim akhir dengan konsultan regulasi atau BPOM.

Riset di atas tidak dilakukan dengan produk BBK. Extract BBK diproduksi dengan metode Super Hydro™, tetapi hasil studi tidak otomatis berlaku untuk produk akhir Anda.

Daftar pustaka

  1. Bandara, Weinstein, White, dkk. (2010). A review of the natural history, toxinology, diagnosis and clinical management of Nerium oleander (common oleander) and Thevetia peruviana (yellow oleander) poisoning.. Toxicon : official journal of the International Society on Toxinology. https://doi.org/10.1016/j.toxicon.2010.03.026
  2. González-Stuart, Rivera (2018). Yellow Oleander Seed, or "Codo de Fraile" (Thevetia spp.): A Review of Its Potential Toxicity as a Purported Weight-Loss Supplement.. Journal of dietary supplements. https://doi.org/10.1080/19390211.2017.1353565
  3. N (2025). Cascabela thevetia (L.) lippold.- a review on its phytochemistry, pharmacology and toxicity.. Natural product research. https://doi.org/10.1080/14786419.2025.2572039

Ringkasan disusun tim Bahanbakukiloan.com dari abstrak jurnal yang terindeks di PubMed. Halaman ini bersifat edukasi untuk pelaku usaha dan tidak menggantikan nasihat medis atau keputusan regulator.

Lihat riset bahan lainnya →

Sering dipesan bersamaan

Lihat katalog
Tanya PIA