Javanese Turmeric (Curcuma xanthorrhiza Roxb.): Ethnobotany, Phytochemistry, Biotechnology, and Pharmacological Activities.
Rahmat, Lee, Kang Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM, 2021.
Desain studi: Tinjauan pustaka menyeluruh tentang botani, penggunaan tradisional, kandungan kimia, dan aktivitas farmakologi temulawak.
- Lebih dari 40 senyawa aktif telah diisolasi, termasuk terpenoid, kurkuminoid, dan senyawa fenolik.
- Uji farmakologi melaporkan aktivitas antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antidiabetes, perawatan kulit, dan perlindungan hati.
- Secara tradisional digunakan untuk nafsu makan, gangguan lambung, keluhan hati, dan rematik.
- Disebut sebagai bahan penting formulasi jamu Indonesia.
Artinya untuk produk Anda: Rujukan dasar yang kuat untuk bagian kajian pustaka dan latar belakang penggunaan tradisional dalam dokumen produk.









