Effect of African leafy vegetables on the micronutrient status of mildly deficient farm-school children in South Africa: a randomized controlled study.
van der Hoeven, Faber, Osei, dkk. Public health nutrition, 2016.
Desain studi: Uji acak terkontrol pada anak usia 6 sampai 12 tahun di dua sekolah pertanian Afrika Selatan. Kelompok intervensi (n 86) mendapat 300 g masakan sayur daun Afrika, minimal 80% Amaranthus cruentus, lima kali seminggu selama tiga bulan; kontrol (n 81) mendapat makanan sekolah biasa.
- Satu porsi masakan sayur menyumbang 11,6 sampai 15,8 mg zat besi dan 1,4 sampai 3,7 mg seng.
- Di awal studi, defisiensi pada kelompok intervensi umumnya ringan, kecuali seng (75,6% anak kekurangan seng).
- Tidak ditemukan efek bermakna pada hemoglobin, feritin serum, retinol serum, maupun seng serum.
- Penulis menyimpulkan sayur ini tidak memperbaiki status gizi bila defisiensinya ringan.
Artinya untuk produk Anda: Daun Amaranthus memang sumber zat besi dan seng dalam makanan, tetapi studi ini tidak menunjukkan perbaikan status besi darah. Penting untuk menahan diri dari klaim penambah darah.









